Posted by : anonimus Tuesday, November 9, 2010

Dan (bagi) orang – orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka” (QS; Asy-Syura :38)



Ayat ini di turunkan di Makkah (Makiyah) sebelum hijrah dan sebelum berdirinya daulah Islamiyah (era Madinah), menunjukan bahwa syura (musyawarah) merupakan salah satu karakteristik penting yang khas bagi umat Islam, selain iman kepada Allah, mendirikan shalat, saling menolong dalam masalah ekonomi, sehingga menjadikan syura sebagai pijakan pendidikan sosial bagi individu dan harus diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan bernegara.
Syura dianggap sebagai kewajiiban bagi umat Islam sesudah iman kepada Allah dan mendirikan shalat, hal tersebut menunjukkan bahwa syura merupakan salah satu ibadah terpenting kedua setelah shalat. Oleh sebab itu, masyarakat yang mengingkari atau mengabaikan syura dapat dianggap sebagai masyarakat yang cacat dalam komitmen terhadap salah satu bentuk ibadah. Karena Allah hendak menjadikan syura dan tukar pendapat diantara mereka sebagai jalan permulaan untuk membentuk sebuah masyarakat yang berbeda dengan masyarakat jahiliyah kemudian supaya syura menjadi pilar pertama masyarakat di tahapan pendirian dan pembangunannya.

Pengakuan bahwa syura adalah kaidah untuk membangun jamaah, mempersiapkan tatanan politik dalam bingkai partisipasi aktif seluruh individu dalam segala urusan masyarakat. Ikatan kekeluargaan yang melandasi syura merupakan ikatan yang kuat serta dapat mempersatukan segenap anggotanya, dikarenakan komitmen dan loyalitas ibadah mereka kepada Allah. Syura harus diterapkan oleh seluruh masyarakat, juga harus ditegakkan oleh para pemimpin dan para penguasa yang terpilih untuk mengurus persoalan rakyatnya. Penegakan syura secara proaktif harus datang dari masyarakat, tidak boleh hanya menunggu niat baik pemerintah dan pemimpin menegakannya secara sepihak.

Hakikat syura dalam Islam adalah kemerdekaan, karena kemerdekaan individu itulah unsur yang melahirkan pengakuan atau eksistensi individu. Jadi pengakuan untuk menyampaikan pendapat atas dasar prinsip sejajar dengan yang lain, untuk mendiskusikan pendapat yang lain dan untuk memilih pemimpin sudah terangkum dengan jelas. Dengan kesetaraan, Islam hendak menegakkan perdamaian karena Allah telah mengetahui bahwa konflik dengan bentuknya sebagai pemberontakan yang lahir atas reaksi terhadap politik pemberhangusan, pembukaman dan penutupan pintu-pintu berpendapat.

Semenjak fajar pagi dakwah Islam, umat Islam di Makkah adalah umat yang tertekan dan bahkan terusir. Akan tetapi kekerasan tidak pernah sejalan dengan risalah Islam yang bertujuan membebaskan manusia dari rasa takut dan penghambaan kepada selain Allah. Umat Islam sadar betul bahwa keimanan kepada Allah melahirkan pendapat-pendapat yang kaya nilai penghambaan kepada Allah, bukan penghambaan kepada sesama manusia atau Thagut, serta akan selalu membawa kepada kebaikan semua umat manusia bukan hanya segolongan saja. Salah satu diantara sekian banyak diantara nilai-nilai kemanusiaan dan sosial yang dibawa oleh Islam adalah syura.

Makna syura adalah bahwa hendaknya seseorang tidak menyendiri, bisa saja pendapat dua orang atau lebih dalam koridor berjamaah itu dianggap lebih mendekati kebenaran daripada pendapat seorang saja. Solusi atau jalan keluar dalam suatu urusan itu dapat dibuka melalui syura karena setiap individu memberi kesempatan untuk melihat urusan itu dari berbagai sudut, sesuai dengan perbedaan perhatian tiap individu dan perbedaan tingkat pemikiran serta tingkat pengetahuan mereka. Dengan demikian maka keputusan yang diperoleh adalah berdasarkan persepsi (tashawwur) yang syamil (sempurna) dan berdasarkan studi yang menyeluruh (komprehensif).

Al Qur'an Al Karim mengisahkan kepada kita contoh yang baik tentang suatu hukum (keputusan) yang berdasarkan musyawarah, yaitu kisah Ratu Saba' (Bilqis), yang dikejutkan dengan surat Nabi Sulaiman AS yang dibawa oleh burung Hud-hud, lalu ratu itu mengumpulkan kaumnya dan berkata:

"Berkata dia (Bilqis), "Hai para pembesar !, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku). Mereka menjawab, "Kita adalah orang-orang yang memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan. Dia berkata, "Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membina, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat. Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu ." (An-Naml: 32-35)

Perilaku syura yang bijaksana ini berakhir pada masuk Islamnya ratu Bilqis di hadapan Nabi Sulaiman AS, sehingga menyebabkan keselamatan dia dan kaumnya dari peperangan yang merugikan dengan demikian mereka memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Tuesday, November 9, 2010

Posted by anonimus at Tuesday, November 09, 2010
Dan (bagi) orang – orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka” (QS; Asy-Syura :38)



Ayat ini di turunkan di Makkah (Makiyah) sebelum hijrah dan sebelum berdirinya daulah Islamiyah (era Madinah), menunjukan bahwa syura (musyawarah) merupakan salah satu karakteristik penting yang khas bagi umat Islam, selain iman kepada Allah, mendirikan shalat, saling menolong dalam masalah ekonomi, sehingga menjadikan syura sebagai pijakan pendidikan sosial bagi individu dan harus diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan bernegara.
Syura dianggap sebagai kewajiiban bagi umat Islam sesudah iman kepada Allah dan mendirikan shalat, hal tersebut menunjukkan bahwa syura merupakan salah satu ibadah terpenting kedua setelah shalat. Oleh sebab itu, masyarakat yang mengingkari atau mengabaikan syura dapat dianggap sebagai masyarakat yang cacat dalam komitmen terhadap salah satu bentuk ibadah. Karena Allah hendak menjadikan syura dan tukar pendapat diantara mereka sebagai jalan permulaan untuk membentuk sebuah masyarakat yang berbeda dengan masyarakat jahiliyah kemudian supaya syura menjadi pilar pertama masyarakat di tahapan pendirian dan pembangunannya.

Pengakuan bahwa syura adalah kaidah untuk membangun jamaah, mempersiapkan tatanan politik dalam bingkai partisipasi aktif seluruh individu dalam segala urusan masyarakat. Ikatan kekeluargaan yang melandasi syura merupakan ikatan yang kuat serta dapat mempersatukan segenap anggotanya, dikarenakan komitmen dan loyalitas ibadah mereka kepada Allah. Syura harus diterapkan oleh seluruh masyarakat, juga harus ditegakkan oleh para pemimpin dan para penguasa yang terpilih untuk mengurus persoalan rakyatnya. Penegakan syura secara proaktif harus datang dari masyarakat, tidak boleh hanya menunggu niat baik pemerintah dan pemimpin menegakannya secara sepihak.

Hakikat syura dalam Islam adalah kemerdekaan, karena kemerdekaan individu itulah unsur yang melahirkan pengakuan atau eksistensi individu. Jadi pengakuan untuk menyampaikan pendapat atas dasar prinsip sejajar dengan yang lain, untuk mendiskusikan pendapat yang lain dan untuk memilih pemimpin sudah terangkum dengan jelas. Dengan kesetaraan, Islam hendak menegakkan perdamaian karena Allah telah mengetahui bahwa konflik dengan bentuknya sebagai pemberontakan yang lahir atas reaksi terhadap politik pemberhangusan, pembukaman dan penutupan pintu-pintu berpendapat.

Semenjak fajar pagi dakwah Islam, umat Islam di Makkah adalah umat yang tertekan dan bahkan terusir. Akan tetapi kekerasan tidak pernah sejalan dengan risalah Islam yang bertujuan membebaskan manusia dari rasa takut dan penghambaan kepada selain Allah. Umat Islam sadar betul bahwa keimanan kepada Allah melahirkan pendapat-pendapat yang kaya nilai penghambaan kepada Allah, bukan penghambaan kepada sesama manusia atau Thagut, serta akan selalu membawa kepada kebaikan semua umat manusia bukan hanya segolongan saja. Salah satu diantara sekian banyak diantara nilai-nilai kemanusiaan dan sosial yang dibawa oleh Islam adalah syura.

Makna syura adalah bahwa hendaknya seseorang tidak menyendiri, bisa saja pendapat dua orang atau lebih dalam koridor berjamaah itu dianggap lebih mendekati kebenaran daripada pendapat seorang saja. Solusi atau jalan keluar dalam suatu urusan itu dapat dibuka melalui syura karena setiap individu memberi kesempatan untuk melihat urusan itu dari berbagai sudut, sesuai dengan perbedaan perhatian tiap individu dan perbedaan tingkat pemikiran serta tingkat pengetahuan mereka. Dengan demikian maka keputusan yang diperoleh adalah berdasarkan persepsi (tashawwur) yang syamil (sempurna) dan berdasarkan studi yang menyeluruh (komprehensif).

Al Qur'an Al Karim mengisahkan kepada kita contoh yang baik tentang suatu hukum (keputusan) yang berdasarkan musyawarah, yaitu kisah Ratu Saba' (Bilqis), yang dikejutkan dengan surat Nabi Sulaiman AS yang dibawa oleh burung Hud-hud, lalu ratu itu mengumpulkan kaumnya dan berkata:

"Berkata dia (Bilqis), "Hai para pembesar !, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku). Mereka menjawab, "Kita adalah orang-orang yang memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan. Dia berkata, "Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membina, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat. Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu ." (An-Naml: 32-35)

Perilaku syura yang bijaksana ini berakhir pada masuk Islamnya ratu Bilqis di hadapan Nabi Sulaiman AS, sehingga menyebabkan keselamatan dia dan kaumnya dari peperangan yang merugikan dengan demikian mereka memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

0 comments on " "

Post a Comment

Tuesday, November 9, 2010


Dan (bagi) orang – orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka” (QS; Asy-Syura :38)



Ayat ini di turunkan di Makkah (Makiyah) sebelum hijrah dan sebelum berdirinya daulah Islamiyah (era Madinah), menunjukan bahwa syura (musyawarah) merupakan salah satu karakteristik penting yang khas bagi umat Islam, selain iman kepada Allah, mendirikan shalat, saling menolong dalam masalah ekonomi, sehingga menjadikan syura sebagai pijakan pendidikan sosial bagi individu dan harus diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan bernegara.
Syura dianggap sebagai kewajiiban bagi umat Islam sesudah iman kepada Allah dan mendirikan shalat, hal tersebut menunjukkan bahwa syura merupakan salah satu ibadah terpenting kedua setelah shalat. Oleh sebab itu, masyarakat yang mengingkari atau mengabaikan syura dapat dianggap sebagai masyarakat yang cacat dalam komitmen terhadap salah satu bentuk ibadah. Karena Allah hendak menjadikan syura dan tukar pendapat diantara mereka sebagai jalan permulaan untuk membentuk sebuah masyarakat yang berbeda dengan masyarakat jahiliyah kemudian supaya syura menjadi pilar pertama masyarakat di tahapan pendirian dan pembangunannya.

Pengakuan bahwa syura adalah kaidah untuk membangun jamaah, mempersiapkan tatanan politik dalam bingkai partisipasi aktif seluruh individu dalam segala urusan masyarakat. Ikatan kekeluargaan yang melandasi syura merupakan ikatan yang kuat serta dapat mempersatukan segenap anggotanya, dikarenakan komitmen dan loyalitas ibadah mereka kepada Allah. Syura harus diterapkan oleh seluruh masyarakat, juga harus ditegakkan oleh para pemimpin dan para penguasa yang terpilih untuk mengurus persoalan rakyatnya. Penegakan syura secara proaktif harus datang dari masyarakat, tidak boleh hanya menunggu niat baik pemerintah dan pemimpin menegakannya secara sepihak.

Hakikat syura dalam Islam adalah kemerdekaan, karena kemerdekaan individu itulah unsur yang melahirkan pengakuan atau eksistensi individu. Jadi pengakuan untuk menyampaikan pendapat atas dasar prinsip sejajar dengan yang lain, untuk mendiskusikan pendapat yang lain dan untuk memilih pemimpin sudah terangkum dengan jelas. Dengan kesetaraan, Islam hendak menegakkan perdamaian karena Allah telah mengetahui bahwa konflik dengan bentuknya sebagai pemberontakan yang lahir atas reaksi terhadap politik pemberhangusan, pembukaman dan penutupan pintu-pintu berpendapat.

Semenjak fajar pagi dakwah Islam, umat Islam di Makkah adalah umat yang tertekan dan bahkan terusir. Akan tetapi kekerasan tidak pernah sejalan dengan risalah Islam yang bertujuan membebaskan manusia dari rasa takut dan penghambaan kepada selain Allah. Umat Islam sadar betul bahwa keimanan kepada Allah melahirkan pendapat-pendapat yang kaya nilai penghambaan kepada Allah, bukan penghambaan kepada sesama manusia atau Thagut, serta akan selalu membawa kepada kebaikan semua umat manusia bukan hanya segolongan saja. Salah satu diantara sekian banyak diantara nilai-nilai kemanusiaan dan sosial yang dibawa oleh Islam adalah syura.

Makna syura adalah bahwa hendaknya seseorang tidak menyendiri, bisa saja pendapat dua orang atau lebih dalam koridor berjamaah itu dianggap lebih mendekati kebenaran daripada pendapat seorang saja. Solusi atau jalan keluar dalam suatu urusan itu dapat dibuka melalui syura karena setiap individu memberi kesempatan untuk melihat urusan itu dari berbagai sudut, sesuai dengan perbedaan perhatian tiap individu dan perbedaan tingkat pemikiran serta tingkat pengetahuan mereka. Dengan demikian maka keputusan yang diperoleh adalah berdasarkan persepsi (tashawwur) yang syamil (sempurna) dan berdasarkan studi yang menyeluruh (komprehensif).

Al Qur'an Al Karim mengisahkan kepada kita contoh yang baik tentang suatu hukum (keputusan) yang berdasarkan musyawarah, yaitu kisah Ratu Saba' (Bilqis), yang dikejutkan dengan surat Nabi Sulaiman AS yang dibawa oleh burung Hud-hud, lalu ratu itu mengumpulkan kaumnya dan berkata:

"Berkata dia (Bilqis), "Hai para pembesar !, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku). Mereka menjawab, "Kita adalah orang-orang yang memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan. Dia berkata, "Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membina, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat. Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu ." (An-Naml: 32-35)

Perilaku syura yang bijaksana ini berakhir pada masuk Islamnya ratu Bilqis di hadapan Nabi Sulaiman AS, sehingga menyebabkan keselamatan dia dan kaumnya dari peperangan yang merugikan dengan demikian mereka memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

0 comments:

Post a Comment

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

My Blog List

Sample text

Pageviews past week

shoutbox zone


ShoutMix chat widget

clock link

flag counter zone

free counters

Ads Header

Followers

About Me

Followers

Friends

Blog Archive

Ajari aku ‘tuk bisa Menjadi yang engkau cinta Agar ku bisa memiliki rasa Yang luar biasa untukku dan untukmu

web counter zone

Best Free Cute WordPress Themes

Hiya!

Welcome to Cutie Gadget, the place that love to post Cute Gadgets and Cute Stuff. Today I will share you my findings about Cute Wordpress Themes. These themes are really good if you create Cute themed Blog, Girls blog, Candy blog, or children blog as themes Free Cute Blog Templates really suitable for that reason. Ok, here’s the list :

pink cute themes 300x144 Best Free Cute Wordpress Themes

This Cute Candy themed Worpress template called Pink-Kupy. The color is combination of Gradation of pink, from Soft pink to vibrant pink. However, the background color is dark grey and white, they’re made to harmonised the pinky color. A really nice Pink Wordpress themes :) Free Download here

leaf cute themes 300x150 Best Free Cute Wordpress Themes

If you bored with regular Wordpress backgrond that using the usual color backgrond, then this wordpress themes is good for you.I really like the leaf green background, blended with white color. Look simple, cute and nice! Download here

greenery wordpress 300x145 Best Free Cute Wordpress Themes

The last but not the least, here is the Beautiful themes named Greenery. The color lime green, which looked really fresh and nice. I really like the tree color, looked cute because the cartoon styled drawing. Download here.

If don’t use worpdress, but using Blogger or Blogspot as your Blogging Platform, you can check out my Post about Cute Blogger Themes

Popularity: 1% [?]

Artikel Best Free Cute WordPress Themes Proudly presented by The Most Unique Gadget Blog. Please also see our sister site:Free Powerpoint Templates and Themes to get Free Powerpoint Template for school, business, medical presentation and many more!.

calender zone

Pages

my stuff and life. Powered by Blogger.
There was an error in this gadget

Search This Blog

Loading...

- Copyright © my zoONne -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -