Posted by : anonimus Tuesday, October 26, 2010


Di mana ada peperangan, di situ biasanya ada agenda tersembunyi yang telah diatur " pemain belakang layar ". Sementara prajurit bertempur mati-matian, mereka putar otak menangguk uang di tengah kesusahan orang. mencuri tambang berharga, menyelundupkan peralatan perang, mencari posisi kunci dari pemerintahan baru, atau bisa saja diam-diam memutar uang industri kemiliteran lawan.

Saya akan menjelaskan bagaimana pengusaha AS dan Jerman memutar uang membangun bisnis patungan sementara jutaaan prajurit kedua negara meregang nyawa di medan pertempuran. kali ini diketengahkan seputar sepak terjang agen-agen khusus CIA dan SS yang di lapangan ternyata berkonspirasi mengamankan bisnis miliaran dolar para pengusaha papan atas kedua negara. beberapa tahun lalu rahasia ini terbongkar sehingga kontan banyak pihak dikecewakan.

Agenda tersembunyi itu terbongkar bertahap, diawali dengan mencuatnya bukti-bukti keterlibatan tak langsung inggris-AS dalam tragedi Holocaust. di permukaan baik London maupun Washington, begitu menentang tekanan dan pembataian yang dilakukan Nazi terhadap puluhan ribu kaum minoritas.Namun, di belakang, mereka ternyata tak pernah benar-benar berupaya membebaskan mereka, meski upaya pelarian sudah di depan mata. diduga, keengganan membebaskan itu karena mereka inilah pekerja paksa kunci penggerak industri patungan AS-Jerman.

Di Auschwitz, misalnya, pabrik bom, kimia dan persenjataan utama jerman milik IG Farben - yang disokong penuh raja Minyak AS, Rockefeller - selama PD II meraup untung besar karena digerakkan oleh ribuan Yahudi yang tak perlu diupah. Selain Rockefeller yang masuk dengan bendera Standard Oil, di lingkup industri vital lainnya ditanam pula uang milik general motors, IBM, Ford, The chase and national City bank, ITT dan masih banyak lagi lainnya, jumlah awal uang yang diputar mencapai delapan miliar dollar.

tak heran jika lalu muncul sindiran sinis, bahwa para prajurit AS yang bertempur mati-matian di Jerman benar-benar menyedihkan. "Mereka tak tahu bahwa pesawat yang mengebomi mereka sebenarnya dibuat dari uang orang-orang senegara"


Rockefeller

Baik Standard Oil maupun IG Farben sendiri sama sama kartel di bidang industri strategis. IG Farben memonopoli industri kima, film dan farmasi di Jerman. Sementara Standard oil di AS merupakan penguasa ladang minyak. berkat dukungan Rockefeller, IG Farben ,menyuplai 85% kebutuhan amunisi Jerman Selama PD II.

Rockefeller dan pengusaha AS lainnya itu diam-diam sudah menanam saham dan membangun usaha patungan di jerman sejak 1926. jerman sendiri bagi rockefeller ibarat "rumah kedua", karena kakek moyangnya, yakni Johann Rockefeller, adalah imigran asal Jerman.

Ditengarai, CIA dan Waffen SS disewa khusus melakukan penjagaan mengingat industri patungan tsb kian menggurita dan melibatkan banyak orang berpengaruh. diantaranya adalah Averell Harriman ( raja kereta AS ), Fritz Thyssen (industrialis, penyokong utama keuangan Nazi), serta bankir AS - George Herbert Walker dan Prescott Bush. uniknya lagi, di dalam kompleks industri militer ini masuk pula kepentingan Joseph Stalin, pimpinan Rusia yang juga musuh besar Nazi Jerman. kompleks industri ini agaknya sengaja dilokalisir di polandia agar terhindar dari campur tangan Hitler dan para kroninya.

UU Trading with enemy Act yang diterbitkan badan leglislatif AS seolah tak bergigi menghadapi praktik gelap Rockefeller. Boleh jadi itu karena Standard Oil memberi imbalan karet sintetis yang amat diperlukan kendaraan perang AS. kebanyakan petinggi AS juga segan berurusan dengan keluarga Rockefeller karena ia menguasai banyak ladang minyak di seantero AS.

sangat tak mungkin jika pemerintah AS tak mengetahui atau memberi izin berkaitan dengan ekspor barang-barang tsb. sebaliknya, mudah dipahami jika kemudian pemboman yang dilakukan AS tak pernah menjamah Auschwitz. paling dekat bom jatuh 14 mil dari komplek pabrik dan kamp konsentrasi yang ada di sana. penempatan kompleks vital ini di luar wilayah jerman ditengarai juga dimungkinkan atas saran dari pejabat CIA. dan, merupakan suatu fakta yang konyol ketika baru saja perang usai, CIA langsung berkantor pusat di gedung pencakar langit milik Farben di Frankfurt.

Deretan fakta tsb kontan menguatkan tuduhan bahwa holocaust tak lebih dari persekongkolan jahat. orang-orang yahudi itu pun berkilah. memasuki 1930-an mereka seperti diberi angin dalam membangun pabrik bir,bank, pabrik dan pertokoan. namun setelah itu mereka dipaksa mendukung proyek aryanisasi dengan menyerahkan aset-aset mereka untuk ongkos memulai perang.

mereka lalu dijadikan sapi perahan. sekitar sepuluh juta orang dieksploitir di pabrik-pabrik sebagai budak dan buruh kerja paksa. mereka yang sudah tak sanggup lagi bekerja akan dikirim ke kamp-kamp eksperimen sebagai final solution. enam juta orang yahudi dan warga minoritas lain dilaporkan mati dalam proyek penyiksaan yang dipimpin Reinhard Heydrich.

Persekongkolan Pasca Perang

ketika perang baru saja pecah, tak sedikit warga yahudi sudah mengetahui prahara apa yang akan menimpa. mereka kemudian berupaya menyewa kapal laut dan melarikan diri ke palestina. upaya pelarian ini ironisnya dihalangi oleh tentara inggris dan AS.

William R. Perl, mantan aktivis yang kemudian direkrut menjadi perwira intelijen AD AS, ingat betul bagaimana kapal perang Inggris, HMS Lorna menembaki kapal penumpang tiger hill hingga terbakar dan tenggelam begitu mendekati tanah palestina. lima belas ribu imigran yahudi yang terperangkap di dalam nya menjadi tumbal pelarian sementara kapal-kapal lain terpaksa kembali ke Jerman. Tembakan juga dilancarkan oleh intelijen Inggris Mi-6 ke arah kapal "The Struma"

untuk apa mereka mengusir balik para pengungsi itu jika tak ada maksud tertentu? pertanyaan ini sama sinisnya dengan pernyataan yang kemudian mengemuka. yakni, bahwa korban pertama tentara inggris semasa PD II sebenarnya bukanlah orang Jerman, melainkan justru para imigran Yahudi tak bersenjata.

Persekongkolan CIA dengan pasukan rahasia Jerman memang sulit dipercaya masih dijalin hingga perang usai. sudah bukan rahasia lagi bahwa begitu Jerman menyerah, Pemerintah AS dan Rusia segera mengirim tim khusus untuk memburu ilmuwan Jerman yang terkenal pintar berikut senjata dan temuan yang telah mereka buat. masing-masing berusaha membawa pulang sebanyak-banyaknya, dan masing-masing tentu saja melibatkan satuan intelijen dan pasukan elit.

intelijen Nazi sendiri lebih berpihak ke AS ketimbang Rusia. hal ini ditandai dengan kasak-kusuk(kaskus hahaha) jendral Reinhard Gehlen, pimpinan intelijen Nazi. alih-alih agar reputasi kejahatannya selama di SS lolos dari pengadilan Nuremberg, ia buru-buru mengontak Direktur CIA Allen Dulles dan mengajukan tawaran. Ia siap menyerahkan ratusan cendekiawan kunci Jerman asalkan CIA mau menghapus track record intelijen Nazi dan mau menerimanya sebagai bagian dari CIA. jika tawaran ini ditolak ia sudah siap berafiliasi dengan KGB dan menyerahkan seluruh aset berharga itu ke tangan Rusia.

Menghadapi tawaran tsb, Dulles tak berkutik. Ia pun "menyerah" dan mau menutup seluruh kisah kejahatan intelijen Nazi,bahkan kalau perlu CIA akan menulis ulang sejarah masa lalu Unit ini. dan Dulles menjamin seluruh rahasia unit ini aman ditangan nya dan unit Gehlen bisa langsung menginduk dibawah naungan CIA. sikap terbuka ini kontan "dibayar" dengan 760 cendekiawan jaman Nazi yang langsung dikirim bertahap ke AS hingga 1955 memperkuat komunitas ilmuwan di negri ini

residen Harry S Truman sadar betul paket cendekiawan ini dapat menjadi sasaran celaan kaum oposan karena melapangkan hak keimigrasian bagi tokoh Nazi amat dilarang UU. untuk itu ia memberanikan diri hak khusus kepada CIA untuk mengeksekusi proyek ini dalam operasi khusus berkode paperclip. dalam operasi ini, mereka masuk AS melalui gerbang khusus yang diawasi agen objek intelijen gabungan - departemen peperangan.

diantara yang lolos seleksi ada nama nama seperti Arthur Rudolf dan Wernhen Von Braun. Rudolf adalah direktur operasi pabrik mittlewerk dikompleks kamp konsentrasi Dora- Nordhausen. ia dianggap bertanggung jawab trhdp penyiksaan 20rb pekerja paksa. catatan awal menunjukan bahwa Rudolf 100% Nazi berbahaya dan mengancam namun, catatan terbaru CIA menyatakn : tak ada satu pun dalam jejak kehidupannya tersangkut kriminal/ kegiatan Nazi

di AS Rudolf dan Braun, mengembangkan roket saturn 5 yang berhasil mengantar modul apolo ke bulan.

selain mereka juga ada Kurt Blome, pembuat vaksin, Walter Schreiber, Dr Psikopat di kamp konsentrasi, Klauss Barbie, SS penjagal ribuan warga prancis, Heinrich Rupp, Agen SS yang kemudian menjadi tokoh belakang layar kasus Iran-kontra, Licio Gelli, agen rahasia itali pendukung fanatik Nazi atas persetujuan AS jadi penyuplai rudal Exocet ke Argentina.

Di antara sekian banyak tokoh Gelli dinilai sebagai tokoh paling berharga bagi CIA karena punya pengaruh luas selain punya hub. dekat dengan George H Bush, Paus Paulus VI dan Juan Peron (Argentina) ia juga menjalin kedekatan dengan pemimpin libya Muanmar Khadafy dan menjadi agen ganda CIA/KGB. Gelli juga ikut mendirikan Brigade Merah di Italia.

Operasi paperclip akhirnya dihentikan pada 1957 menyusul protes keras yang dilancarkan pemerintah jerman barat. pemerintah jerman barat jengah terhadap eksploitasi yang dikerahkan CIA terhadap orang orang Jerman. terlebih karena sebagai pendiri kantor intelijen Bundes/ narichtensdient (BND), Gehlen menjadi sulit memihak kepada negaranya namun diluar proyek ini, orang orang ini toh tak pernah 100% melepas kebiasaan buruknya. mereka masih suka bermain di belakang layar dan tetap saja masih suka menyiksa orang

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Tuesday, October 26, 2010

OPERASI TERSEMBUNYI CIA-Nazi

Posted by anonimus at Tuesday, October 26, 2010

Di mana ada peperangan, di situ biasanya ada agenda tersembunyi yang telah diatur " pemain belakang layar ". Sementara prajurit bertempur mati-matian, mereka putar otak menangguk uang di tengah kesusahan orang. mencuri tambang berharga, menyelundupkan peralatan perang, mencari posisi kunci dari pemerintahan baru, atau bisa saja diam-diam memutar uang industri kemiliteran lawan.

Saya akan menjelaskan bagaimana pengusaha AS dan Jerman memutar uang membangun bisnis patungan sementara jutaaan prajurit kedua negara meregang nyawa di medan pertempuran. kali ini diketengahkan seputar sepak terjang agen-agen khusus CIA dan SS yang di lapangan ternyata berkonspirasi mengamankan bisnis miliaran dolar para pengusaha papan atas kedua negara. beberapa tahun lalu rahasia ini terbongkar sehingga kontan banyak pihak dikecewakan.

Agenda tersembunyi itu terbongkar bertahap, diawali dengan mencuatnya bukti-bukti keterlibatan tak langsung inggris-AS dalam tragedi Holocaust. di permukaan baik London maupun Washington, begitu menentang tekanan dan pembataian yang dilakukan Nazi terhadap puluhan ribu kaum minoritas.Namun, di belakang, mereka ternyata tak pernah benar-benar berupaya membebaskan mereka, meski upaya pelarian sudah di depan mata. diduga, keengganan membebaskan itu karena mereka inilah pekerja paksa kunci penggerak industri patungan AS-Jerman.

Di Auschwitz, misalnya, pabrik bom, kimia dan persenjataan utama jerman milik IG Farben - yang disokong penuh raja Minyak AS, Rockefeller - selama PD II meraup untung besar karena digerakkan oleh ribuan Yahudi yang tak perlu diupah. Selain Rockefeller yang masuk dengan bendera Standard Oil, di lingkup industri vital lainnya ditanam pula uang milik general motors, IBM, Ford, The chase and national City bank, ITT dan masih banyak lagi lainnya, jumlah awal uang yang diputar mencapai delapan miliar dollar.

tak heran jika lalu muncul sindiran sinis, bahwa para prajurit AS yang bertempur mati-matian di Jerman benar-benar menyedihkan. "Mereka tak tahu bahwa pesawat yang mengebomi mereka sebenarnya dibuat dari uang orang-orang senegara"


Rockefeller

Baik Standard Oil maupun IG Farben sendiri sama sama kartel di bidang industri strategis. IG Farben memonopoli industri kima, film dan farmasi di Jerman. Sementara Standard oil di AS merupakan penguasa ladang minyak. berkat dukungan Rockefeller, IG Farben ,menyuplai 85% kebutuhan amunisi Jerman Selama PD II.

Rockefeller dan pengusaha AS lainnya itu diam-diam sudah menanam saham dan membangun usaha patungan di jerman sejak 1926. jerman sendiri bagi rockefeller ibarat "rumah kedua", karena kakek moyangnya, yakni Johann Rockefeller, adalah imigran asal Jerman.

Ditengarai, CIA dan Waffen SS disewa khusus melakukan penjagaan mengingat industri patungan tsb kian menggurita dan melibatkan banyak orang berpengaruh. diantaranya adalah Averell Harriman ( raja kereta AS ), Fritz Thyssen (industrialis, penyokong utama keuangan Nazi), serta bankir AS - George Herbert Walker dan Prescott Bush. uniknya lagi, di dalam kompleks industri militer ini masuk pula kepentingan Joseph Stalin, pimpinan Rusia yang juga musuh besar Nazi Jerman. kompleks industri ini agaknya sengaja dilokalisir di polandia agar terhindar dari campur tangan Hitler dan para kroninya.

UU Trading with enemy Act yang diterbitkan badan leglislatif AS seolah tak bergigi menghadapi praktik gelap Rockefeller. Boleh jadi itu karena Standard Oil memberi imbalan karet sintetis yang amat diperlukan kendaraan perang AS. kebanyakan petinggi AS juga segan berurusan dengan keluarga Rockefeller karena ia menguasai banyak ladang minyak di seantero AS.

sangat tak mungkin jika pemerintah AS tak mengetahui atau memberi izin berkaitan dengan ekspor barang-barang tsb. sebaliknya, mudah dipahami jika kemudian pemboman yang dilakukan AS tak pernah menjamah Auschwitz. paling dekat bom jatuh 14 mil dari komplek pabrik dan kamp konsentrasi yang ada di sana. penempatan kompleks vital ini di luar wilayah jerman ditengarai juga dimungkinkan atas saran dari pejabat CIA. dan, merupakan suatu fakta yang konyol ketika baru saja perang usai, CIA langsung berkantor pusat di gedung pencakar langit milik Farben di Frankfurt.

Deretan fakta tsb kontan menguatkan tuduhan bahwa holocaust tak lebih dari persekongkolan jahat. orang-orang yahudi itu pun berkilah. memasuki 1930-an mereka seperti diberi angin dalam membangun pabrik bir,bank, pabrik dan pertokoan. namun setelah itu mereka dipaksa mendukung proyek aryanisasi dengan menyerahkan aset-aset mereka untuk ongkos memulai perang.

mereka lalu dijadikan sapi perahan. sekitar sepuluh juta orang dieksploitir di pabrik-pabrik sebagai budak dan buruh kerja paksa. mereka yang sudah tak sanggup lagi bekerja akan dikirim ke kamp-kamp eksperimen sebagai final solution. enam juta orang yahudi dan warga minoritas lain dilaporkan mati dalam proyek penyiksaan yang dipimpin Reinhard Heydrich.

Persekongkolan Pasca Perang

ketika perang baru saja pecah, tak sedikit warga yahudi sudah mengetahui prahara apa yang akan menimpa. mereka kemudian berupaya menyewa kapal laut dan melarikan diri ke palestina. upaya pelarian ini ironisnya dihalangi oleh tentara inggris dan AS.

William R. Perl, mantan aktivis yang kemudian direkrut menjadi perwira intelijen AD AS, ingat betul bagaimana kapal perang Inggris, HMS Lorna menembaki kapal penumpang tiger hill hingga terbakar dan tenggelam begitu mendekati tanah palestina. lima belas ribu imigran yahudi yang terperangkap di dalam nya menjadi tumbal pelarian sementara kapal-kapal lain terpaksa kembali ke Jerman. Tembakan juga dilancarkan oleh intelijen Inggris Mi-6 ke arah kapal "The Struma"

untuk apa mereka mengusir balik para pengungsi itu jika tak ada maksud tertentu? pertanyaan ini sama sinisnya dengan pernyataan yang kemudian mengemuka. yakni, bahwa korban pertama tentara inggris semasa PD II sebenarnya bukanlah orang Jerman, melainkan justru para imigran Yahudi tak bersenjata.

Persekongkolan CIA dengan pasukan rahasia Jerman memang sulit dipercaya masih dijalin hingga perang usai. sudah bukan rahasia lagi bahwa begitu Jerman menyerah, Pemerintah AS dan Rusia segera mengirim tim khusus untuk memburu ilmuwan Jerman yang terkenal pintar berikut senjata dan temuan yang telah mereka buat. masing-masing berusaha membawa pulang sebanyak-banyaknya, dan masing-masing tentu saja melibatkan satuan intelijen dan pasukan elit.

intelijen Nazi sendiri lebih berpihak ke AS ketimbang Rusia. hal ini ditandai dengan kasak-kusuk(kaskus hahaha) jendral Reinhard Gehlen, pimpinan intelijen Nazi. alih-alih agar reputasi kejahatannya selama di SS lolos dari pengadilan Nuremberg, ia buru-buru mengontak Direktur CIA Allen Dulles dan mengajukan tawaran. Ia siap menyerahkan ratusan cendekiawan kunci Jerman asalkan CIA mau menghapus track record intelijen Nazi dan mau menerimanya sebagai bagian dari CIA. jika tawaran ini ditolak ia sudah siap berafiliasi dengan KGB dan menyerahkan seluruh aset berharga itu ke tangan Rusia.

Menghadapi tawaran tsb, Dulles tak berkutik. Ia pun "menyerah" dan mau menutup seluruh kisah kejahatan intelijen Nazi,bahkan kalau perlu CIA akan menulis ulang sejarah masa lalu Unit ini. dan Dulles menjamin seluruh rahasia unit ini aman ditangan nya dan unit Gehlen bisa langsung menginduk dibawah naungan CIA. sikap terbuka ini kontan "dibayar" dengan 760 cendekiawan jaman Nazi yang langsung dikirim bertahap ke AS hingga 1955 memperkuat komunitas ilmuwan di negri ini

residen Harry S Truman sadar betul paket cendekiawan ini dapat menjadi sasaran celaan kaum oposan karena melapangkan hak keimigrasian bagi tokoh Nazi amat dilarang UU. untuk itu ia memberanikan diri hak khusus kepada CIA untuk mengeksekusi proyek ini dalam operasi khusus berkode paperclip. dalam operasi ini, mereka masuk AS melalui gerbang khusus yang diawasi agen objek intelijen gabungan - departemen peperangan.

diantara yang lolos seleksi ada nama nama seperti Arthur Rudolf dan Wernhen Von Braun. Rudolf adalah direktur operasi pabrik mittlewerk dikompleks kamp konsentrasi Dora- Nordhausen. ia dianggap bertanggung jawab trhdp penyiksaan 20rb pekerja paksa. catatan awal menunjukan bahwa Rudolf 100% Nazi berbahaya dan mengancam namun, catatan terbaru CIA menyatakn : tak ada satu pun dalam jejak kehidupannya tersangkut kriminal/ kegiatan Nazi

di AS Rudolf dan Braun, mengembangkan roket saturn 5 yang berhasil mengantar modul apolo ke bulan.

selain mereka juga ada Kurt Blome, pembuat vaksin, Walter Schreiber, Dr Psikopat di kamp konsentrasi, Klauss Barbie, SS penjagal ribuan warga prancis, Heinrich Rupp, Agen SS yang kemudian menjadi tokoh belakang layar kasus Iran-kontra, Licio Gelli, agen rahasia itali pendukung fanatik Nazi atas persetujuan AS jadi penyuplai rudal Exocet ke Argentina.

Di antara sekian banyak tokoh Gelli dinilai sebagai tokoh paling berharga bagi CIA karena punya pengaruh luas selain punya hub. dekat dengan George H Bush, Paus Paulus VI dan Juan Peron (Argentina) ia juga menjalin kedekatan dengan pemimpin libya Muanmar Khadafy dan menjadi agen ganda CIA/KGB. Gelli juga ikut mendirikan Brigade Merah di Italia.

Operasi paperclip akhirnya dihentikan pada 1957 menyusul protes keras yang dilancarkan pemerintah jerman barat. pemerintah jerman barat jengah terhadap eksploitasi yang dikerahkan CIA terhadap orang orang Jerman. terlebih karena sebagai pendiri kantor intelijen Bundes/ narichtensdient (BND), Gehlen menjadi sulit memihak kepada negaranya namun diluar proyek ini, orang orang ini toh tak pernah 100% melepas kebiasaan buruknya. mereka masih suka bermain di belakang layar dan tetap saja masih suka menyiksa orang

0 comments on "OPERASI TERSEMBUNYI CIA-Nazi"

Post a Comment

Tuesday, October 26, 2010

OPERASI TERSEMBUNYI CIA-Nazi



Di mana ada peperangan, di situ biasanya ada agenda tersembunyi yang telah diatur " pemain belakang layar ". Sementara prajurit bertempur mati-matian, mereka putar otak menangguk uang di tengah kesusahan orang. mencuri tambang berharga, menyelundupkan peralatan perang, mencari posisi kunci dari pemerintahan baru, atau bisa saja diam-diam memutar uang industri kemiliteran lawan.

Saya akan menjelaskan bagaimana pengusaha AS dan Jerman memutar uang membangun bisnis patungan sementara jutaaan prajurit kedua negara meregang nyawa di medan pertempuran. kali ini diketengahkan seputar sepak terjang agen-agen khusus CIA dan SS yang di lapangan ternyata berkonspirasi mengamankan bisnis miliaran dolar para pengusaha papan atas kedua negara. beberapa tahun lalu rahasia ini terbongkar sehingga kontan banyak pihak dikecewakan.

Agenda tersembunyi itu terbongkar bertahap, diawali dengan mencuatnya bukti-bukti keterlibatan tak langsung inggris-AS dalam tragedi Holocaust. di permukaan baik London maupun Washington, begitu menentang tekanan dan pembataian yang dilakukan Nazi terhadap puluhan ribu kaum minoritas.Namun, di belakang, mereka ternyata tak pernah benar-benar berupaya membebaskan mereka, meski upaya pelarian sudah di depan mata. diduga, keengganan membebaskan itu karena mereka inilah pekerja paksa kunci penggerak industri patungan AS-Jerman.

Di Auschwitz, misalnya, pabrik bom, kimia dan persenjataan utama jerman milik IG Farben - yang disokong penuh raja Minyak AS, Rockefeller - selama PD II meraup untung besar karena digerakkan oleh ribuan Yahudi yang tak perlu diupah. Selain Rockefeller yang masuk dengan bendera Standard Oil, di lingkup industri vital lainnya ditanam pula uang milik general motors, IBM, Ford, The chase and national City bank, ITT dan masih banyak lagi lainnya, jumlah awal uang yang diputar mencapai delapan miliar dollar.

tak heran jika lalu muncul sindiran sinis, bahwa para prajurit AS yang bertempur mati-matian di Jerman benar-benar menyedihkan. "Mereka tak tahu bahwa pesawat yang mengebomi mereka sebenarnya dibuat dari uang orang-orang senegara"


Rockefeller

Baik Standard Oil maupun IG Farben sendiri sama sama kartel di bidang industri strategis. IG Farben memonopoli industri kima, film dan farmasi di Jerman. Sementara Standard oil di AS merupakan penguasa ladang minyak. berkat dukungan Rockefeller, IG Farben ,menyuplai 85% kebutuhan amunisi Jerman Selama PD II.

Rockefeller dan pengusaha AS lainnya itu diam-diam sudah menanam saham dan membangun usaha patungan di jerman sejak 1926. jerman sendiri bagi rockefeller ibarat "rumah kedua", karena kakek moyangnya, yakni Johann Rockefeller, adalah imigran asal Jerman.

Ditengarai, CIA dan Waffen SS disewa khusus melakukan penjagaan mengingat industri patungan tsb kian menggurita dan melibatkan banyak orang berpengaruh. diantaranya adalah Averell Harriman ( raja kereta AS ), Fritz Thyssen (industrialis, penyokong utama keuangan Nazi), serta bankir AS - George Herbert Walker dan Prescott Bush. uniknya lagi, di dalam kompleks industri militer ini masuk pula kepentingan Joseph Stalin, pimpinan Rusia yang juga musuh besar Nazi Jerman. kompleks industri ini agaknya sengaja dilokalisir di polandia agar terhindar dari campur tangan Hitler dan para kroninya.

UU Trading with enemy Act yang diterbitkan badan leglislatif AS seolah tak bergigi menghadapi praktik gelap Rockefeller. Boleh jadi itu karena Standard Oil memberi imbalan karet sintetis yang amat diperlukan kendaraan perang AS. kebanyakan petinggi AS juga segan berurusan dengan keluarga Rockefeller karena ia menguasai banyak ladang minyak di seantero AS.

sangat tak mungkin jika pemerintah AS tak mengetahui atau memberi izin berkaitan dengan ekspor barang-barang tsb. sebaliknya, mudah dipahami jika kemudian pemboman yang dilakukan AS tak pernah menjamah Auschwitz. paling dekat bom jatuh 14 mil dari komplek pabrik dan kamp konsentrasi yang ada di sana. penempatan kompleks vital ini di luar wilayah jerman ditengarai juga dimungkinkan atas saran dari pejabat CIA. dan, merupakan suatu fakta yang konyol ketika baru saja perang usai, CIA langsung berkantor pusat di gedung pencakar langit milik Farben di Frankfurt.

Deretan fakta tsb kontan menguatkan tuduhan bahwa holocaust tak lebih dari persekongkolan jahat. orang-orang yahudi itu pun berkilah. memasuki 1930-an mereka seperti diberi angin dalam membangun pabrik bir,bank, pabrik dan pertokoan. namun setelah itu mereka dipaksa mendukung proyek aryanisasi dengan menyerahkan aset-aset mereka untuk ongkos memulai perang.

mereka lalu dijadikan sapi perahan. sekitar sepuluh juta orang dieksploitir di pabrik-pabrik sebagai budak dan buruh kerja paksa. mereka yang sudah tak sanggup lagi bekerja akan dikirim ke kamp-kamp eksperimen sebagai final solution. enam juta orang yahudi dan warga minoritas lain dilaporkan mati dalam proyek penyiksaan yang dipimpin Reinhard Heydrich.

Persekongkolan Pasca Perang

ketika perang baru saja pecah, tak sedikit warga yahudi sudah mengetahui prahara apa yang akan menimpa. mereka kemudian berupaya menyewa kapal laut dan melarikan diri ke palestina. upaya pelarian ini ironisnya dihalangi oleh tentara inggris dan AS.

William R. Perl, mantan aktivis yang kemudian direkrut menjadi perwira intelijen AD AS, ingat betul bagaimana kapal perang Inggris, HMS Lorna menembaki kapal penumpang tiger hill hingga terbakar dan tenggelam begitu mendekati tanah palestina. lima belas ribu imigran yahudi yang terperangkap di dalam nya menjadi tumbal pelarian sementara kapal-kapal lain terpaksa kembali ke Jerman. Tembakan juga dilancarkan oleh intelijen Inggris Mi-6 ke arah kapal "The Struma"

untuk apa mereka mengusir balik para pengungsi itu jika tak ada maksud tertentu? pertanyaan ini sama sinisnya dengan pernyataan yang kemudian mengemuka. yakni, bahwa korban pertama tentara inggris semasa PD II sebenarnya bukanlah orang Jerman, melainkan justru para imigran Yahudi tak bersenjata.

Persekongkolan CIA dengan pasukan rahasia Jerman memang sulit dipercaya masih dijalin hingga perang usai. sudah bukan rahasia lagi bahwa begitu Jerman menyerah, Pemerintah AS dan Rusia segera mengirim tim khusus untuk memburu ilmuwan Jerman yang terkenal pintar berikut senjata dan temuan yang telah mereka buat. masing-masing berusaha membawa pulang sebanyak-banyaknya, dan masing-masing tentu saja melibatkan satuan intelijen dan pasukan elit.

intelijen Nazi sendiri lebih berpihak ke AS ketimbang Rusia. hal ini ditandai dengan kasak-kusuk(kaskus hahaha) jendral Reinhard Gehlen, pimpinan intelijen Nazi. alih-alih agar reputasi kejahatannya selama di SS lolos dari pengadilan Nuremberg, ia buru-buru mengontak Direktur CIA Allen Dulles dan mengajukan tawaran. Ia siap menyerahkan ratusan cendekiawan kunci Jerman asalkan CIA mau menghapus track record intelijen Nazi dan mau menerimanya sebagai bagian dari CIA. jika tawaran ini ditolak ia sudah siap berafiliasi dengan KGB dan menyerahkan seluruh aset berharga itu ke tangan Rusia.

Menghadapi tawaran tsb, Dulles tak berkutik. Ia pun "menyerah" dan mau menutup seluruh kisah kejahatan intelijen Nazi,bahkan kalau perlu CIA akan menulis ulang sejarah masa lalu Unit ini. dan Dulles menjamin seluruh rahasia unit ini aman ditangan nya dan unit Gehlen bisa langsung menginduk dibawah naungan CIA. sikap terbuka ini kontan "dibayar" dengan 760 cendekiawan jaman Nazi yang langsung dikirim bertahap ke AS hingga 1955 memperkuat komunitas ilmuwan di negri ini

residen Harry S Truman sadar betul paket cendekiawan ini dapat menjadi sasaran celaan kaum oposan karena melapangkan hak keimigrasian bagi tokoh Nazi amat dilarang UU. untuk itu ia memberanikan diri hak khusus kepada CIA untuk mengeksekusi proyek ini dalam operasi khusus berkode paperclip. dalam operasi ini, mereka masuk AS melalui gerbang khusus yang diawasi agen objek intelijen gabungan - departemen peperangan.

diantara yang lolos seleksi ada nama nama seperti Arthur Rudolf dan Wernhen Von Braun. Rudolf adalah direktur operasi pabrik mittlewerk dikompleks kamp konsentrasi Dora- Nordhausen. ia dianggap bertanggung jawab trhdp penyiksaan 20rb pekerja paksa. catatan awal menunjukan bahwa Rudolf 100% Nazi berbahaya dan mengancam namun, catatan terbaru CIA menyatakn : tak ada satu pun dalam jejak kehidupannya tersangkut kriminal/ kegiatan Nazi

di AS Rudolf dan Braun, mengembangkan roket saturn 5 yang berhasil mengantar modul apolo ke bulan.

selain mereka juga ada Kurt Blome, pembuat vaksin, Walter Schreiber, Dr Psikopat di kamp konsentrasi, Klauss Barbie, SS penjagal ribuan warga prancis, Heinrich Rupp, Agen SS yang kemudian menjadi tokoh belakang layar kasus Iran-kontra, Licio Gelli, agen rahasia itali pendukung fanatik Nazi atas persetujuan AS jadi penyuplai rudal Exocet ke Argentina.

Di antara sekian banyak tokoh Gelli dinilai sebagai tokoh paling berharga bagi CIA karena punya pengaruh luas selain punya hub. dekat dengan George H Bush, Paus Paulus VI dan Juan Peron (Argentina) ia juga menjalin kedekatan dengan pemimpin libya Muanmar Khadafy dan menjadi agen ganda CIA/KGB. Gelli juga ikut mendirikan Brigade Merah di Italia.

Operasi paperclip akhirnya dihentikan pada 1957 menyusul protes keras yang dilancarkan pemerintah jerman barat. pemerintah jerman barat jengah terhadap eksploitasi yang dikerahkan CIA terhadap orang orang Jerman. terlebih karena sebagai pendiri kantor intelijen Bundes/ narichtensdient (BND), Gehlen menjadi sulit memihak kepada negaranya namun diluar proyek ini, orang orang ini toh tak pernah 100% melepas kebiasaan buruknya. mereka masih suka bermain di belakang layar dan tetap saja masih suka menyiksa orang

0 comments:

Post a Comment

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

My Blog List

Sample text

Pageviews past week

shoutbox zone


ShoutMix chat widget

clock link

flag counter zone

free counters

Ads Header

Followers

Blog Archive

About Me

Followers

Friends

Blog Archive

Ajari aku ‘tuk bisa Menjadi yang engkau cinta Agar ku bisa memiliki rasa Yang luar biasa untukku dan untukmu

Blog Archive

web counter zone

Best Free Cute WordPress Themes

Hiya!

Welcome to Cutie Gadget, the place that love to post Cute Gadgets and Cute Stuff. Today I will share you my findings about Cute Wordpress Themes. These themes are really good if you create Cute themed Blog, Girls blog, Candy blog, or children blog as themes Free Cute Blog Templates really suitable for that reason. Ok, here’s the list :

pink cute themes 300x144 Best Free Cute Wordpress Themes

This Cute Candy themed Worpress template called Pink-Kupy. The color is combination of Gradation of pink, from Soft pink to vibrant pink. However, the background color is dark grey and white, they’re made to harmonised the pinky color. A really nice Pink Wordpress themes :) Free Download here

leaf cute themes 300x150 Best Free Cute Wordpress Themes

If you bored with regular Wordpress backgrond that using the usual color backgrond, then this wordpress themes is good for you.I really like the leaf green background, blended with white color. Look simple, cute and nice! Download here

greenery wordpress 300x145 Best Free Cute Wordpress Themes

The last but not the least, here is the Beautiful themes named Greenery. The color lime green, which looked really fresh and nice. I really like the tree color, looked cute because the cartoon styled drawing. Download here.

If don’t use worpdress, but using Blogger or Blogspot as your Blogging Platform, you can check out my Post about Cute Blogger Themes

Popularity: 1% [?]

Artikel Best Free Cute WordPress Themes Proudly presented by The Most Unique Gadget Blog. Please also see our sister site:Free Powerpoint Templates and Themes to get Free Powerpoint Template for school, business, medical presentation and many more!.

calender zone

Pages

my stuff and life. Powered by Blogger.
There was an error in this gadget

Search This Blog

Loading...

- Copyright © my zoONne -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -